Mulailah dengan menetapkan periode singkat bebas notifikasi di sela hari, misalnya 10–20 menit antara tugas. Penjadwalan ini membantu menciptakan jeda yang konsisten tanpa harus mematikan perangkat sepenuhnya.
Gunakan mode senyap atau pengaturan notifikasi untuk mengelompokkan alert sehingga hanya yang paling penting yang muncul. Mengurangi gangguan kecil membuat transisi terasa lebih mulus.
Coba taruh perangkat di tempat khusus saat jeda, misalnya laci atau kotak di meja. Tindakan fisik menaruh perangkat memberi sinyal bahwa saat itu adalah waktu untuk berpindah fokus.
Ganti sebagian interaksi digital dengan alternatif analog: daftar tugas di buku kecil, catatan tangan, atau jam meja. Pilihan ini seringkali membuat perpindahan aktivitas menjadi lebih nyata.
Buat ritual transisi singkat sebelum dan sesudah periode layar, misalnya merapikan meja atau mengganti kapsul minuman. Ritual sederhana membantu menandai awal dan akhir jeda digital.
Evaluasi kebiasaan secara berkala dan atur pengaturan perangkat sesuai kebutuhan. Perubahan kecil pada pengelolaan layar dapat membuat jeda singkat jadi lebih mudah dipertahankan dalam rutinitas harian.